15 Camat Ikuti Uji Kompetensi

Karawang – Manajemen ASN dilaksanakan berdasarkan sistem merit  sesuai amanat UU ASN. Dalam sistem merit terdapat tiga unsur yaitu kualifikasi, kompetensi dan kinerja. Sebagai implementasi drivmerit sistem tersebut, BKPSDM Kab. Karawang telah melakukan uji kompetensi kepada 210 orang pelaksana pada tahun 2018 yang dilaksanakan di Kantor BKN Kanreg III Bandung, dan pada tahun ini uji kompetensi dilakukan terhadap 15 orang camat Kabupaten Karawang yang dilaksanakan di BPSDM Kemendagri pada tanggal 15 Maret s.d 16 Maret 2019.

Rombongan 15 Camat yang diuji kompetensi didampingi oleh Abdillah Mawardi Nur, Widyaiswara BKPSDM Kab. Karawang yang juga Asessor Kompetensi Pemerintahan sekaligus melakukan sit in uji kompetensi Camat di BPSDM Kemendagri.  “Kompetensi Pegawai adalah amanat dari UU No.  5 tahun 2014 dan khusus kompetensi Camat diatur dalam UU No.  23 tahun 2014 ditindaklanjuti dengan Permendagri No. 108 tahun 2017. Dalam Permendagri 108, diatur tentang 7 kompetensi pemerintahan yang diuraikan menjadi 23 Elemen Kompetensi penerintahan. Untuk kompetensi khusus camat. Diatur juga kompetensi khusus untuk sekda dan lurah. Kesimpulan ya setiap jabatan telah ditetapkan kompetensinya. Dan pejabat yang menduduki jabatan dimaksud harus diuji kompetensi nya. Jika berkompeten mendapatkan sertifikat kompetensi jabatan”. kata Abdilah Mawardi Nur, yang akrab dipanggil abah.

Adapun pelaksanaan Uji Kompetensi camat terdiri dari Uji Tulis yang berupa pengetahuan mengenai urusan pemerintahan hingga penanganan konflik dan harmonisasi keberagaman masyarakat. Setelah uji tulis, para camat melaksanakan tes wawancara oleh Asesor BPSDM Kemendagri. Mengenai uji kompetensi ini, Budiman Achmad, Camat Jayakerta berpendapat  “Insyaallah…jadi ka pelecut deui buka elmu2 nu kedah dikuasai khususna ku para camat kekiwarian..”, kata Budiman Achmad, S.Sos.,MAP Camat Jayakerta yang menjadi salah satu peserta.

“Uji kompetensi khususnya Camat sangat diperlukan, untuk mengukur tingkat kemampuan dalam menyelesaikan berbagai persoalan kaitan pelayanan publik.  Dengan kerangka kemampuan teknis,  manajerial, sosiokultural dan pemerintahan.  Kompetensi pemerintahan meliputi desentralisasi,  hubungan pusat daerah, pemerintahan umum,  keuangan daerah,  kewenangan daerah,  hubungan pemda dengan DPRD serta etika pemerintahan. Camat memiliki kewenangan strategis dalam melaksankana pemum meliputi deteksi dini wawasan kebangsaan dan ketahanan nasional”, tambah Drs. Mahpudin, M.Si Camat Tegalwaru.

“BKPSDM Karawang berkomitmen melaksanakan merit sistem secara bertahap, beberapa rencana aksi prioritas telah dilaksanakan untuk mewujudkan merit sistem, salah satunya adalah uji kompetensi terhadap kepala skpd termasuk camat, karena uji kompetensi untuk eselon 2 telah dilaksanakan setiap tahun bersamaan dengan uji kinerja” kata Asep Aang Rahmatullah, Kepala BKPSDM Kab. Karawang. (Admin)