BKPSDM Karawang Bagikan Pare Anyar

Karawang – Performance Agreemen Report by Electronic yang selanjutnya disebut PARE adalah aplikasi penyusunan perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan penilaian prestasi kerja yang terintegrasi dengan pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karawang telah mengembangan aplikasi PARE versi 3.0 atau dikenal dengan aplikasi PARE Anyar.

Dalam rangka mensosialisasikan implementasi PARE Anyar ini, pada Jumat (30/8) kemarin diadakan sosialisasi dan simulasi aplikasi bagi Kasubag Program di beberapa Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang. Diikuti perwakilan empat belas perangkat daerah, peserta terlihat antusias menyimak pemaparan dan mengikuti simulasi aplikasi PARE Anyar ini. Harapannya setelah simulasi ini peserta yang hadir dapat mensosialisasikan kepada seluruh pegawai di lingkungan Perangkat Daerah masing-masing.

 “Yang membedakan PARE Anyar dengan versi sebelumnya adalah adanya pengintegrasian Indikator Kinerja Instansi/SKPD dengan Pegawai. Tujuannya adalah mensinergikan kinerja PNS dengan Kinerja Pemerintah Kabupaten Karawang sesuai dengan visi dan misi yang telah ditetapkan.”, kata Jajang Jaenudin, S.STP, MM Sekretaris BKPSDM Karawang.

“Berdasarkan Peraturan Bupati Karawang Nomor 40 Tahun 2018 tentang Pedoman Penilaian Kinerja Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang, Penilaian Kinerja adalah suatu proses penilaian secara sistematis yang dilakukan oleh Tim Penilai Kinerja terhadap tolok ukur peilaian kinerja dalam rangka mencapai Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Karawang. Penilaian kinerja PNS menjadi bahan pertimbangan dalam memberikan penghargaan, sanksi, pengembangan kompetensi, pengembangan karier, mutasi, promosi, demosi dan pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai Negeri Sipil.”, jelas Jajang.

“Sesuai amanat Peraturan Bupati tersebut, rencana implementasi konsep manajemen kinerja dengan menggunakan PARE Anyar ini harus dilaksanakan pada tahun 2019. Berdasarkan hasil evaluasi ada beberapa permasalahan dalam implementasi PARE saat ini, diantaranya kurang mendukung RPJMD, Renja, Perjanjian kinerja dan SKP terkesan berdiri sendiri-sendiri. Yang disajikan dalam SKP belum memperlihatkan perjanjian kinerja dan renja yang telah ditetapkan. Idealnya alur kerja PARE dirancang untuk mengkomunikasikan perencanaan, pelaksanaan, pelaporan dan evaluasi kinerja  antara atasan dengan bawahan. Namun secara faktual belum dimanfaatkan oleh atasan, bahkan menyerahkan kepada bawahan atau pengelola kepegawaian. Beberapa menu masih banyak keurangan, terutama report daftar hasil kinerja untuk pencairan masih harus diketik kembali, dan belum teringrasi dengan absensi. Dan Peraturan Bupati Karawang Nomor 40 Tahun 2018 sebenarnya mengamanatkan manajemen kinerja harus bergerak dari perjanjian kinerja sehingga akan terintegrasi antara kinerja organisasi dengan kinerja pegawai”, tambah Jajang.

Selanjutnya Sekretaris BKPSDM Karawang menjelaskan beberapa keuntungan implementasi PARE Anyar diantaranya data kinerja maupun capaian kinerja setiap kegiatan digunakan oleh seluruh Pegawai. Laporan kinerja setiap kegiatan dilakukan oleh Pejabat eselon terendah saja, Laporan atasan merupakan komulatif dari laporan bawahan, sehingga atasan tidak perlu entry laporan lagi, namun tetap melakukan penilaian tehadap kinerja bawahannya.

SKP yang disusun oleh pegawai merupakan Rencana Kinerja Perangkat Daerah yang sama-sama bersumber dari Perjanjian Kinerja dan Rencana Kerja dan karena single data, apabila ada pegawai yang kinerjanya kurang, akan berpengaruh terhadap capaian kinerja atasannya. Begitu pula perolahan TPP-nya.

Semoga implementasi PARE Anyar ini dapat memberikan kemudahan bagi setiap pegawai dalam merencanakan, melaksanakan dan melaporkan kinerja Pegawai serta terwujudnya sinergi kinerja PNS dengan kinerja Pemda dan mengintegrasikan Kinerja Perangkat Daerah dengan Kinerja individu untuk mewujudkan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Karawang, dan semoga menjadi kado HUT Karawang ke 379. (Admin)

Komantari dengan Facebook