Hati-hati….! Oknum Penipuan Pensiunan Mulai Marak

Karawang – Modus penipuan dengan melakukan pendataan pegawai yang akan pensiun dan mengatasnamakan pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karawang mulai marak. Sasaran kejahatan mereka adalah para pensiunan Pegawa Negeri Sipil (PNS).

Kang punten, bieu aya nu nelepon ngaku ti bagian mutasi kepegawaian nagadata perkawis anu pensiun, leres eta teh? (Kang maaf tadi ada yang menelpon mengaku dari bagian mutasi kepegawaian mendata pegawai yang akan pensiun, apakah betul?)”, salah satu konfirmasi dari seorang Guru di Jayakerta yang disampaikan kepada BKPSDM melalui pesan singkat hari ini Kamis (21/2). Bahkan menyebutkan nama oknum tersebut.

“Dipastikan hal itu adalah penipuan, nama yang disebutkan oknum tersebut tidak ada dan bukan pegawai BKPSDM Karawang”, Kepala Bidang Pengadaan dan Pemberhentian ASN, H. Taopik Maulana, SE.,MM. menyampaikan klarifikasi.

Taopik mengimbau kepada para pensiun dan calon pensiun PNS di Kabupaten Karawang untuk berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang semakin merajalela. Ia menegaskan, BKPSDM Karawang tidak pernah menginformasikan hal tersebut, apalagi meminta para pensiunan dan calon pensiunan menyetorkan sejumlah uang. “Apabila ada oknum yang menghubungi dan mengiming-imingi akan memberikan tambahan dana pensiun dengan mengirimkan sejumlah uang, kami minta untuk tidak menanggapinya, “kata Taopik.

Modus yang kerap terjadi yang meminta data pegawai diduga dilakukan oleh oknum pencari nasabah kredit atau oknum yang menawarkan jasa pencairan uang Taspen, diduga data tersebut disalah gunakan untuk bahan data pengajuan kredit ke Bank. Layanan penerbitan SK Pensiun di BKPSDM Karawang tidak dipungut biaya apapun.

Modus kejahatan lainnya para pelaku penipuan tersebut mulanya menginformasikan kepada para pensiunan PNS (korban) jika PT Taspen akan memberikan tambahan dana pensiun/deviden/tali asih atau sejenisnya. Oknum yang mengatasnamakan pegawai PT Taspen atau pegawai BKPSDM juga meminta Nomor Rekening, NPWP dan KK korban. Mereka juga meminta supaya korban menyetorkan sejumlah uang untuk memperlancar jalan tersebut.

Sesuai dengan ketentuan, PNS yang akan memasuki Batas Usia Pensiun (BUP) satu tahun sebelum memasuki BUP harus memasukan berkas usulan Pensiun, supaya Surat Keputusan (SK) Penetapan Pensiun dapat diterbitkan sebelum Terhitung Mulai Tanggal (TMT) Penetapan Pensiun supaya gaji pensiun dapat diterima tepat waktu. Proses pengusulan pensiun harus dilakukan sesuai dengan prosedur dan diajukan oleh Pengelola Kepegawaian masing-masing Perangkat Daerah tidak melalui mediator siapapun.

“Banyak marketing dari beberapa Debitur/Bank yang datang ke BKPSDM meminta data dan menawarkan kredit untuk para pensiunan. Namun kami tidak pernah memberikan data tersebut karena sifatnya privasi dikhawatirkan data tersebut disalah gunakan”, kata Rd. Heri Herlambang selaku Analis Pembayaran Program Pensiun  pada BKPSDM Kabupaten Karawang.

BKPSDM Karawang sering menerima keluhan dari para pensiunan atau dari PNS yang akan pensiun, kediaman mereka kerap didatangi oleh oknum dari beberapa Debitur/Bank yang manawarkan kredit. Tidakan tersebut dirasakan sangat mengganggu waktu istirahat dan kenyanamanan para pensiunan. BKPSDM Karawang siap menerima konsultasi apabila ada hal yang perlu ditanyakan kaitan pensiun dapat melalui Bidang Pengadaan dan Pemberhentian Pegawai atau pada saat layanan Taspen yang dilakukan secara terjadwal pada minggu kedua dan minggu ketiga, dengan tiga titik layanan yaitu setiap hari Selasa di kantor KPPN (Jl. Kertabumi), hariRabu di kantor Pos Karawang (Alun-alun) dan hari Kamis di Kantor BKPSDM Karawang (Pemda) jam pelayanan mulai pukul 09.00 s.d selesai tergantung banyaknya daftar hadir kunjungan.

baca juga Pensiunan serbu Layanan Taspen

“Kami menghimbau kepada para Pensiunan atau Pegawai yang akan pensiun agar berhati-hati terhadap oknum tersebut, jangan tergiur dengan janji-janji penawaran kredit mudah dengan bunga yang rendah. Bijaksanalah dalam mengelola keuangan paska pensiun, prioritaskan kebututuhan bukan keinginan”, pesan Asep Aang Rahmatullah, S.STP., MP Kepala Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kab.Karawang diruang kerjanya. (Admin)

Komantari dengan Facebook