Lagi Inovasi BKPSDM, Latsar CPNS menggunakan e-learning

Karawang – Program paperless office yang dirintis Kepala BKPSDM Karawang direalisasikan oleh Bidang Diklat dengan mencanangkan pembelajaran Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019 berbasis Elektronik Learning (e-learning).

E-learning  merupakan suatu cara dalam proses belajar mengajar yang menggunakan media elektronik dan menggunakan internet sebagai perantara dalam proses belajar mengajar yang menggabungkan, mengkombinasikan dan memadukan sistem pendidikan konvensional dengan sistem digital. BKPSDM Kab. Karawang akan menyelenggarakan latsar Diklat CPNS dengan menggunakan e-learning. Kebijakan ini sesuai dengan Perda 17 tahun 2019, Perbup 91 tahun 2019, Perka LAN No. 5 Tahun 2018 dan Perka LAN 12 tahun 2018.

Dengan memanfaatkan teknologi informasi, diharapkan Latsar CPNS Tahun ini proses pembelajarannya dapat dilaksanakan lebih efektifitas dan efisiensien. Sifat komunikasinya bisa tertutup antara siswa dengan pengajar atau bahkan bersama-sama. Melalui e-learning, ini para siswa dimungkinkan tetap dapat belajar sekalipun tidak hadir secara fisik di dalam kelas. Kegiatan belajar mengajar sangat fleskibel karena dapat disesuaikan dengan ketersediaan waktu dan para siswa masih dapat melaksanakan tugas-tugas kedinasan di tempat tugasnya masing-masing. Kegiatan pembelajaran terjadi melalui interaksi siswa dengan sumber belajar yang tersedia dan dapat diakases dari internet.

Dulu, kita menyebutnya dengan Diklat Prajabatan. Berdasarkan PP 11 tahun 2017 Diklat Prajabatan ini diganti dengan nama Pelatihan Dasar (Latsar). CPNS wajib mengikuti latsar sebagai salah satu syarat menjadi PNS.

Penyelenggarakan e-learning bertukuan untuk meningkatkan efesiensi dan efektivitas penyelenggaraan pengembangan kompetensi, memperluas akses bagi PNS dalam mengembangkan kompetensi secara berkesinambungan, dan mempercepat peningkatan kinerja organisasi.

“Hal ini merupakan inovasi yang baru, dan di provinsi serta kabupaten/kota lain juga belum melaksanakan” kata Suhendar, kepala bidang pendidikan dan pelatihan.

“Ini menjadi role model bagi yang lain, dan mudah-mudah menjadi inspirasi bagi lang lain” kata Asep Aang Rahmatulla, Kepala BKPSDM Kab. Karawang. “diharapkan semua pegawai BKPSDM mempunyai inovasi yang berkaitan dengan tugas dan fungsinya” lanjut aang E-learning akan memanfaatkan aplikasi yang sudah familiar, yang akan didesain semudah mungkin dan dapat diakses menggunakan gadge. Mata pelatihan yang menggunakan e-learning hanya mata pelajaran komitmen mutu dan anti korupsi sebagai rintisan. (Admin 130219)

Komantari dengan Facebook