LIBUR 2 HARI SAJA BINGUNG MAU NGAPAIN ?

“Libur 2 hari saja saya bingung mau ngapain, paling berkutat diseputaran rumah, ruang tamu, ruang keluarga dan balkon rumah tanpa ada kegiatan yang produktif”, demikian antara lain kesan yang disampaikan oleh Asisten Administrasi Setda Kabupaten Karawang, Drs. H. Haryanto, MM pada Pembukaan kegiatan pembekalan bagi PNS yang akan memasuki pensiun di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang, selasa 30 April 2019 bertempat di Aula Bappeda. “Apalagi bila sudah menjalani pensiun tentunya akan lebih membosankan menjalaninya apabila tidak diisi dengan aktivitas ataupun kegiatan yang bersifat positif dan produktif “ lanjut asisten administrasi yang juga mewakili Bupati Karawang pada kesempatan tersebut di atas.  Oleh karenanya kepada para PNS yang akan menjalani masa purnabhakti, asisten mengimbau agar mempersiapkan segala sesuatunya termasuk kemungkinan untuk memanfaatkan waktu yang lebih luang tentunya dengan aktivitas-aktivitas produktif melalui kewirausahaan.

Banyak peluang usaha yang sebenarnya bisa dimanfaatkan tanpa harus terkendala modal  yang dianggap sebagai kendala utama dalam memulai usaha khususnya oleh para pensiunan  dan kalaupun terpaksa untuk mengajukan kredit permodalan, asisten mewanti-wanti agar  dapat  mengelolanya dengan sebaik mungkin, mengingat agunan yang digunakan tentunya dari gaji pensiunan yang notabene besarannya tidak lagi sama pada saat menjadi PNS aktif (maksimal 75 % dari gaji pokok terakhir), namun demikian berakhirnya masa tugas bukan berarti berakhirnya juga pengabdian, banyak pegawai yang lebih berhasil dibidang-bidang tertentu justru pada  saat telah memasuki pensiun. Sikap keteladanan sebaiknya diturunkan kepada para generasi penerus oleh para pensiunan PNS.

Sementara dalam laporannya, Kepala BKPSDM Kabupaten Karawang, menyampaikan bahwa kegitan pembekalan bagi PNS yang akan memasuki pensiun ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang bertujuan agar para calon purnabhakti lebih memiliki kesiapan baik mental maupun jasmani untuk menjalani masa pensiun nanti. Namun yang tidak kalah pentingnya ada tahapan administrasi yang harus dipenuhi oleh setiap calon purna bhakti agar apa yang menjadi hak-hak nya sebagai pensiunan PNS dapat dipenuhi, oleh karenanya dalam kesempatan ini akan dihadirkan narasumber dari instansi terkait baik dari BKN Regional III Bandung, PT. Taspen Persero serta BPJS Kesehatan dan kepada peserta pembekalan diharapkan dapat memaanfatkan kesempatan ini dengan sebaik mungkin.

Selain pembekalan terkait aspek administrasi, para calon purna bhakti juga akan dibekali pengetahuan tentang kewirausahaan yang Insya Alloh akan dilaksanakan pada hari Kamis dan Jumat tanggal 2 dan 3 Mei 2019 dengan locus “Wirausaha Bunga Edible, menyongsong masa purnabhakti melalui aktivitas berarti”, lanjut kepala BKSPDM. Kalau tahun kemarin kita memberikan pengetahuan terkait wirausaha hidroponik, maka tahun ini adalah bagaimana cara bercocok tanam jenis-jenis bunga edible, sebagai bunga yang banyak mengandung banyak manfaat termasuk bunga yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat. Pelatihan ini terdiri dari dua sesi meliputi sesi materi termasuk praktek cara bercocok tanam serta sesi peninjauan lapangan pada hari jumat di kawasan Cipaku, Kelurahan Ledeng, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung. k

Komantari dengan Facebook