Media Arus Utama Redam Arus Hoax

Karawang – PWI Karawang Bersama Diskominfo Kabupaten Karawang menyelenggarakan Seminar Menangkal Hoax dengan tema “Mengapa Hoax Begitu Menjamur” di Hotel Swissbellin jumat (22/03). Seminar ini dibuka oleh Wakil Bupati Karawang, Ahmad Zamakhsari.

Seminar ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2019, yang diharapkan menjadi momentum  kebersamaan pers untuk melawan hoax antara lain dengan pendekatan profesionalisme dan penajaman standar jurnalistik oleh media arus utama (mainstream).

Media mainstream harus jelas dan tegas menjunjung profesionalisme pers. Pers harus independen, memihak kebenaran dan kepentingan rakyat, serta tidak takluk kepentingan pemodal. “Akurasi media mainstream beritanya dapat dipertanggungjawabkan, dan media sendiri menjaga kredibilitasnya jangan sampai menyebarkan berita hoax” kata Ahmad Syahid wakil ketua PWI Karawang

Oleh karena itu, media harus mampu menyajikan berita yang akurat, berimbang, dan memihak kebenaran guna membendung hoax yang masih diproduksi dan beredar luas di media sosial (medsos).

Konsekuensi berita hoax sangat besar selain merugikan masyarakat juga dan juga menyalahi peraturan. “Beberapa konsekuensi yang muncul karena menyebarkan berita hoax dan menyesatkan antara lain: membuat masyarakat menjadi curiga dan bahkan membenci kelompok tertentu, menyusahkan atau bahkan menyakiti secara fisik orang yang tidak bersalah serta memberikan informasi yang salah pembuat kebijakan” kata Samsuri Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang dalam pemaparannya. “Informasi yang muncul di Tangkar juga harus dicek dulu kebenarannya, kalau memang benar baru ditindaklanjuti” tambah Samsuri.

Media penyebaran berita banyak melalui media sosial seperti web, facebook whatsapp, instagram dan media sosial lainnya.  “Isi hoax yang paling banyak adalah sosial politik, sara, kesehatan” kata Taupik Bimantoro dari polsek karawang.

Taupik menjelaskan juga ciri-ciri  berita hoax yaitu Sumber berita yang kurang bisa dipercaya, Foto dan Video dalam berita tersebut merupakan rekayasa, atau foto tidak sesuai dengan isi berita, biasanya mengandung unsur Politik & SARA, menggunakan kalimat – kalimat propokatif, Sering mendapat komentar negatif. Cara mendeteksi hoax dapat dilakukan dengan cara antara lain: (1) Cek alamat URL; apakah domain berakhiran aneh seperti co.cc ; com.co (2) Cek Situs tersebut; klik “contact” & “about” (3) Cek dengan Media lainnya ; jika benar media lain juga akan memberitakannya (4) Cek melalui situs Menkominfo “ https://stophoax.id/. Jadi, Marilah Saring sebelum sharing. (admin)

Komantari dengan Facebook