Mengharukan, Sesama Peserta CPNS Saling Tolong

Bandung – Ada saja moment menarik terjadi di lokasi tes Seleksi CPNS Pemerintah Kabupaten Karawang yang diadakan di Telkom University Convention Hall yang beralamat di Jl. Telekomunikasi Nomor 1 Terusan Buah Batu, Sukapura, Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung Jawa Barat.

Di hari kedua pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) ada salah seorang peserta yang kebetulan menggunakan celana berbahan jeans. Peserta laki-laki yang bernata Triandi Putra Garbansi tinggal di Lamaran Karawang berusia 32 tahun dan sudah bekerja di salah satu Bank BUMN yang melamar pada formasi Guru Olahraga dijadwalkan tes sesi ke 4.

Namun saat pemeriksaan kedapatan oleh panitia menggunakan celana berbahan jeans, sehingga disarankan untuk mencari celana pengganti terlebih dahulu, karena berdasarkan ketentuan dari Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) CPNS, celana yang diperkenankan untuk digunakan saat pelaksanaan tes CAT berbahan kain bukan jeans.

Triandi mencoba mencari celana pengganti dari peserta sesi berikutnya, sempat bertemu dengan salah seorang peserta asal dari Cililin Bandung yang bersedia meminjamkan celananya, namun setelah dicoba ukuran celananya terlalu kecil. Akhirnya Triandi mencoba mencari lagi peserta lain yang memiliki postur tubuh sebanding dengannya. Bertemulah dengan peserta bernama Dedi Wortono yang melamar formasi Penyuluh Kesehatan Masyarakat.

Setelah berkenalan dan menjelaskan maksudnya akhirnya Dedi Wartono peserta asal Indramayu yang dijadwalkan masuk tes sesi 5. Peserta bernama Dedi Wortono yang melamar formasi Penyuluh Kesehatan Masyarakat, dengan ikhlas dan rela meminjamkan celananya. Dengan pinjaman celana tersebut akhirnya Triandi dapat mengikuti tes CAT sesi 4.

Permasalahan berikutnya muncul ketika Dedi Wortono yang kebagian tes sesi 5 harus mulai registrasi. Dedi kebingungan karena harus segera masuk ke ruang registrasi, sementara celana yang dikenakan berbahan jeans. Dedi akhirnya menghapiri salah satu petugas dan menyampaikan keluhannya kepada salah seorang panitia CPNS dari BKPSDM Karawang.

Akhirnya salah seorang panitia yang bertugas di bagian informasi meminjamkan celananya kepada peserta tersebut. Dan selamatlah Dedi Wortono sehingga bisa mengikuti tes tepat pada waktunya. Kedua peserta mengapresiasi kesigapan panitia sehingga proses seleksi bisa berjalan dengan lancar. Selain kejadian tersebut ada beberapa peristiwa yang terjadi kerjasama dan kekompokan antara sesama peserta maupun peserta dengan panitia CPNS Kabupaten Karawang.

“Saya terharu melihat kejadian ini, ditengah kondisi saat ini masih ada generasi muda yang rela berkorban diibaratkan sebuah lilin yang rela menerangi orang lain walaupun dirinya mati. Seperti kata pepatah kalau kita berbuat baik dengan tulus tanpa mengharap balasan akan ada pertolongan yang tidak diduga-duga ketika kita membutuhkan”, kata H. Asep Aang Rahmatullah, S.STP., MP. Semoga kita bisa mengambil ibroh dari peristiwa ini.(Admin)

Komantari dengan Facebook