Pegawai “Tuman..!!!”

Karawang – Bukan hanya ikut-ikutan meme “tuman” yang sedang ramai di media sosial, “tuman” sendiri dapat menggambarkan karakter pegawai yang dapat dijumpai dalam lingkungan kerja. Menurut Rhenald Kasali dalam bukunya disruption, membedakan empat tipe SDM. Persentase jumlahnya akan amat mempengaruhi budaya perusahaan atau organisasi, daya saing, serta kemmpuan dalam beradaptasi, bahkan dalam menghadapi disruption.

Manusia bermental driver (pengemudi) adalah manusia yang “mata”nya terbuka, cepat membaca gejala, tangkas bertindak, tetapi disiplin “merawat” kendaraannya (organisasinya), dan ia pasti tahu kemana jalan yang harus diambil. Sementara itu penumpang (passanger) adalah manusia yang kurang awas, yang merasa boleh mengantuk atau tertidur, kurang perlu “merawat kendaraannya dan kurang tahu arah jalan. Manusia yang bermental penumpang menyebabkan organisasi lambat, bitokratis, dan kurang disiplin.

Bad driver itu seperti supir ugal-ugalan, supir yang tak terlatih. Bad driver adalah kumpulan orang-orang yang sakit hati, agresif, mudah tersulut kebencian, tak menentukan arah tindakannya, lebih mencari pembenaran ketimbang kebenaran, dan sering membuat alasan-alasan untuk menutupi kekalahan atau kesalahan-kesalahannya.

Bad passengers adalah pegawai bermasalah, “sakit”, emosi tak terkendali, sinis, negatif, memimpin “pemberontakan” dan seterusnya. Orang-orang bermaslah ini biasanya serba menyakitkan bagi orang disekitarnya, termasuk bagi atasan-atasnnya. Kepemimpinannya buruk, prestasi rendah, kurang disukai rekan kerja tetapi tidak mau mengundurkan diri.

Menjadi driver atau passanger bukan menunjukan posisi seseorang dalam jabatan sruktural atau manajerial, tetapi menunjukan kekuatan diri yang tumbuh dalam seseorang yaitu kekuatan inisiatif, melayani, navigasi dan tanggungjawab. Insiatif : bererja tanpa ada yang menyuruh, berani mengambil resiko, responsif, dan cepat membaca gejala. Melayani : berpikir tentang orang lain, mampu mendengar, mau memahami, peduli dan empati. Navigasi : Memiliki keterampilan membawa gerbong ke tujuan, tahu arah, mampu mengarhkan, memberi semangat, dan menyatukan tindakan, memelihara “kendaraan” untuk mencapai tujuan. Tanggungjawab : tidak menyalahkan orang lain, tidak berbelit-belit atau menutupi kesalahan diri sendiri.

Menurut Rhenald Kasali, dalam hampir semua organisasi tua, proposi karyawan (SDM) 85% penumpang, 15 % Pengemudi. Bahkan bila sudah amat birokratis bisa menjadi 95 % Penumpang, 5% Pengemudi. Penumpang yang sebesar 95% itupun terbagi antara penumpang yang baik dan yang buruk, begutu juga dengan pengemudi. Lalu, bagaimana di lingkungan kerja anda? Anda bisa menilai dan mengelompokan sendiri rekan kerja, bawahan atau atasan anda dalam empat tipe SDM tersebut. Perbaiki diri terus, jadilah pembelajar, termasuk organisasinya, semoga anda menjadi good driver. (admin)

Komantari dengan Facebook