PEMBEKALAN TEKNIS PELAKSANAAN SELEKSI KOMPETENSI DASAR (SKD) DAN SHARING/DISKUSI DENGAN ALUMNI IPDN BAGI CAPRA IPDN KABUPATEN KARAWANG TAHUN 2019

KARAWANG – Jumat ( 21/06) telah dilaksanakan pembekalan teknis  pelaksanaan Seleksi Kompetensi  Dasar  ( SKD) bagi CAPRA IPDN Kabupaten Karawang Tahun 2019 bertempat di Ruang Rapat Aula Badan Perencanan Pembangunan Daerah (Bappeda  Kabupaten Karawang).

Berdasarkan  hasil  seleksi  verifikasi administrasi  Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Jumlah peserta yang berhak mengikuti  Seleksi  Kompetensi  Dasar (SKD) Calon Praja( CAPRA) IPDN Tahun 2019 untuk  asal Kabupaten Karawang sebanyak 111 orang. Bahwa  Provinsi  Jawa Barat sebanyak 3.537 orang,  dan untuk formasi Provinsi Jawa Barat  sebanyak 89 orang.

“Badan Kepegawaian  dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Karawang memfasilitasi untuk mobilisasi keberangkatan, pulang  dan penginapan tanpa pungut biaya apapun (GRATIS).  Fasilitasi ini bersifat tidak wajib, bagi peserta yang tidak ikut fasilitasi  BKPSDM Karawang di mohon  hadir  90 menit sebelum pelaksanaan dimulai.” Taopik Maulana, SE.MM , Kabid Pengadaan dan Pemberhentian ASN.

Maksud dan tujuan dilaksanakan pembekalan SKD dan sharing/Diskusi dengan alumni IPDN, agar peserta mendapatkan informasi yang jelas terkait tata tertib pada pelaksanaan SKD,   teknis keberangkatan tes, penjelasan tentang nilai ambang batas nilai SKD  maupun berbagi pengalaman kehidupan praja IPDN.

“ Teknis keberangkatan ke Kantor Regional  Badan Kepegawaian Negara (BKN) V Jakarta, pada hari Rabu dan Kamis untuk sesi 2 s.d 5  berkumpul di Kantor Bupati Karawang pukul 05.00, diperkenankan bagi yang membawa keluarga  selama kursi tersedia. Jadwal pelaksanaan sesi 1 BKPSDM Karawang menyediakan penginapan, bagi yang ingin menginap silahkan konfirmasi ke BKPSDM, Bidang Pengadaan dan Pemberhentian ASN.

Berdasarkan Permenpan RB RI No.6 Tahun 2019 Tentang Penerimaan Mahasiswa dan Taruna Sekolah Kedinasan Tahun 2019 bahwa Nilai Ambang Batas untuk penentuan kelulusan adalah sebagai berikut:

a. nilai 75 (tujuh puluh lima) untuk TWK;

b. nilai 80 (delapan puluh) untuk TIU; dan

c. nilai 143 (seratus empat puluh tiga) untuk TKP.

Seleksi kompetensi dasar meliputi komponen:

 a. TWK sebanyak 35 (tiga puluh lima) soal dengan bobot nilai yaitu menjawab salah mendapat nilai 0 (nol), menjawab benar mendapat nilai 5 (lima), dan tidak menjawab mendapat nilai 0 (nol);

 b. TIU sebanyak 30 (tiga puluh) soal dengan bobot nilai yaitu menjawab salah mendapat nilai 0 (nol), menjawab benar mendapat nilai 5 (lima), dan tidak menjawab mendapat nilai 0 (nol); dan

 c. TKP sebanyak 35 (tiga puluh lima) soal dengan bobot nilai yaitu apabila menjawab terendah mendapat nilai 1 (satu) dan tertinggi mendapat nilai 5 (lima), serta tidak menjawab mendapat nilai 0 (nol).

Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) adalah Lembaga Pendidikan Tinggi Kedinasan dalam lingkungan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, yang bertujuan mempersiapkan kader pemerintah, baik di tingkat daerah maupun di tingkat pusat. Berdasarkan Keppres No. 87 Tahun 2004. Kehidupan Praja IPDN diatur oleh Pedoman Tata Kehidupan Praja (PETA DUPRA) dalam melaksanakan kegiatan dan kehidupan sehari-hari di dalam maupun di luar kampus.

Kehidupan Praja sebagaimana dimaksud , terdiri dari:

a.   Kegiatan Pengajaran dan Pelatihan merupakan aspek cognitif dan psikomotorik dalam proses belajar mengajar di IPDN.

b.   Kegiatan Pengasuhan merupakan aspek afektif dalam pembentukan kepribadian Praja dan atau internalisasi nilainilai kepamongprajaan.

c.   Kegiatan Ekstrakurikuler merupakan pengembangan penalaran, olahraga, seni dan budaya serta pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh Praja.

“ Praja IPDN bukan hanya cerdas saja, tetapi di butuhkan mental yang kuat , saya harapkan kepada CAPRA IPDN Kabupaten Karawang  untuk menyiapkan segala sesuatu nya dengan bersungguh-sungguh, untuk kelengkapan KTP, kartu pendaftaran dan bukti pembayaran PNBP harus disiapkan dari sekarang”. Apip, Kepala Sub Bagian Pengadaan ASN.

Komantari dengan Facebook