Penutupan Diklat Prajabatan CPNS dari Honorer K2 dan Bidan PTT

Pada hari kamis 24 Oktober 2019, dilaksanakan Penutupan Diklat Prajabatan CPNS dari Tenaga Honorer K2 / Bidan PTT Angkatan I – III Tahun 2019 bertempat di Aula Lantai 3 Gedung Singaperbangsa Pemda Karawang

Penutupan dihadiri oleh Asisten Administrasi Setda Kabupaten Karawang, Drs. Haryanto,MM, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah, S.STP,MP dan Widyaiswara dari BPSDM Provinsi Jawa Barat, Drs. Cecep Chaidir, MM.

Asisten Administrasi  yang pada kesempatan ini mewakili Bupati Karawang dalam sambutannya berharap semoga tambahan wawasan dan pengetahuan yang diperoleh dari Diklat Prajabatan ini dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi sebagai aparatur pemerintah, abdi negara dan abdi masyarakat, terutama dalam pelayanan masyarakat yang optimal dengan dilandasi kepribadian dan etika PNS sesuai peraturan perundang-undangan.

Selanjutnya Asisten Administrasi mengatakan bahwa pelaksanaan Diklat Prajabatan ini, merupakan tahapan yang wajib dilaksanakan dan diikuti oleh seluruh Calon Pegawai Negeri Sipil, sebagai syarat untuk diangkat menjadi PNS, mengingat setelah selesai mengikuti diklat prajabatan ini saudara-saudara berhak menyandang status sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) sekaligus menerima haknya secara penuh.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah,S.STP, MP dalam laporannya mengatakan bahwa Diklat Prajabatan ini merupakan sarana untuk membekali dengan berbagai ilmu pengetahuan dan wawasan dalam rangka membentuk figur ASN yang profesional, jujur dan memiliki kompetensi, kepribadian serta semangat pengabdian kepada bangsa, negara dan masyarakat sekaligus sadar akan tanggung jawabnya sebagai aparatur pemerintah, abdi negara dan abdi masyarakat.

Hal tersebut sejalan dengan konsep dasar pembelajaran modern yaitu : learning to know, learning to do, learning to be dan learning together, mengingat pemerintah daerah senantiasa berupaya memperbaiki kultur birokrasi dengan melakukan transformasi budaya kerja dan perubahan perilaku aparaturnya supaya dalam memberikan pelayanan senantiasa berpijak pada pelayanan prima. (admin)

Komantari dengan Facebook