Persiapan Pengumuman SKD, BKN Lakukan Rekonsiliasi Dan Validasi Data

Jakarta – Secara Nasional Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil Formasi Tahun 2019 akan berakhir 10 Maret 2020. Setelah itu akan diumumkan hasil SKD secara serentak yang direncanakan pada tanggal 22-23 Maret 2020. Untuk mempersiapkan Pengumuman SKD tersebut, Badan Kepegawaian Negara menggelar rekonsiliasi  dan validasi  data hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS yang dibagi menjadi 2 tahap. Rekonsiliasi data tahap I dilaksanakan untuk 261 dari 521 instansi pusat dan daerah. Sedangkan 260 instansi lainnya akan dilakukan rekonsiliasi datanya pada tahap II tanggal 11-13 Maret mendatang. Namun apabila pada tahap I, datanya tidak valid dengan data BKN akan diikutkan pada rekonsiliasi tahap II.

Proses Rekonsiliasi Data SKD

BKN menjelaskan bahwa proses rekonsiliasi data dilakukan melalui 4 level proses verifikasi dan validasi (verval). Level 4 yaitu tim pengolahan mengumpulkan data hasil SKD dari seluruh titik lokasi (tilok) dan akan disinkronisasikan saat rekonsiliasi data berlangsung. Kemudian setelah itu diverifikasi dan divalidasi kesesuaian data dari instansi dengan data yang ada di Sistem Informasi Manajemen Fasilitasi Penyelenggaraan Seleksi (Simflek). Pada tahap ini instansi mencocokkan kesesuaian hasil SKD di lapangan.

Selanjutnya pada level 3 akan diverifikasi ulang oleh Kordinator Tim Finalisasi Hasil Seleksi, Pemberkasan, dan Penetapan NIP sebelum ke level 2 yaitu persetujuan Deputi Bidang Mutasi. Terakhir, pada level 1 yakni Kepala BKN mengesahkan dengan digital signature dan hasil rekonsiliasi diserahkan kepada instansi secara online. Data SKD baru bisa ditarik di SSCN admin setelah divalidasi oleh pejabat BKN direncanakan tanggal 18 Maret 2020.

Twitter BKN mengenai Kriteria Penetapan Peserta Lulus SKD

Peserta yang lolos ke tahap SKB yaitu mereka yang nilainya termasuk 3 formasi setelah perankingan. Hal ini disesuaikan dengan Permenpan Nomor 23 Tahun 2019 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil dan Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2019 dan Permenpan Nomor 24 Tahun 2019 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Pengadaan CPNS.

Twitter mengenai Kriteria Peserta SKD ke tahap SKB

Rekonsiliasi  dan validasi  data hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Kabupaten Karawang formasi tahun 2019 masuk dalam Rekonsiliasi data tahap I yang dilaksanakan pada hari Jumat (6/3) di hotel Bidakara Jakarta. Adapun data yang divalidasi oleh BKN selaku pelaksana teknis seleksi CPNS meliputi jumlah peserta berdasarkan Berita Acara (BA) kehadiran, kesesuaian formasi SSCN dengan penetapan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), kesesuaian ambang batas, kesesuaian nilai P1/TL formasi tahun 2018, BA penyelenggaraan serta panduan SKB. Berdasarkan hasil Rekonsiliasi data, jumlah peserta SKD Kabupaten Karawang  sebanyak 13.055, Jumlah peserta SKD 13.055, Peserta yang mengikuti SKD 12.049, Yang tidak hadir 1006 (Sesuai Berita Acara pada pelaksanaan SKD selama 3 hari pada  Tanggal 11, 12, 13 Februari 2020), Jumlah sementara yang lolos mengikuti SKB sebanyak 1.228 dan kemungkinan formasi kosong sebanyak 19 jabatan dikarenakan tidak ada pelamar, dan tidak ada peserta yang lolos.

Selain itu dilakukan rekonsiliasi data Pelamar dari kategori P1/TL sesuai dengan Permenpan  No.23 Tahun 2019 Tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan PNS dan seleksi CPNS Tahun 2019. Mereka adalah peserta seleksi penerimaan CPNS tahun 2018 dan memenuhi nilai ambang batas/passing grade berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 37 Tahun 2018 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018 serta masuk dalam 3 (tiga) kali formasi jabatan yang dilamar untuk dapat mengikuti SKB tahun 2018, namun dinyatakan tidak lulus sampai dengan tahap akhir. Bahwa Peserta dengan status P1/ TL sebanyak 46 orang.

“Rekonsiliasi data SKD CPNS Kabupaten Karawang formasi tahun 2019 telah selesai, datanya sudah sesuai dengan data BKN, pada acara tersebut BKN mengkonfirmasi data-data yang ada di BKN dengan data dan dokumen yang ada di panselda, Alhamdulillah datanya sudah sesuai” Kata Asep Aang Rahmatullah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Karawang, selepas mengikuti acara tersebut. (admin)

Komantari dengan Facebook